Museum Bio – Paleoantropologi FK-KMK UGM tampak lebih hidup dari biasanya. Pada tanggal 19 November 2025 pukul 13.00 WIB, rombongan berisi 33 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma (USD) tiba dengan penuh antusias untuk menjalani kunjungan akademik sekaligus edukatif. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembelajaran mata kuliah Struktur, Perkembangan, dan Fungsi Hewan (SPFH), sebuah mata kuliah inti yang menuntut pemahaman mendalam mengenai struktur kehidupan dari tingkat paling sederhana hingga paling kompleks.
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin atau bentuk studi lapangan, melainkan dirancang sebagai pengalaman nyata yang mampu memperkaya pemahaman mahasiswa. Sepanjang berada di museum, para mahasiswa diajak melihat langsung berbagai koleksi antropologis, preparat anatomi, kerangka manusia, hingga rekonstruksi perjalanan evolusi manusia yang sebelumnya hanya mereka baca melalui buku dan materi kelas.
Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan presentasi yang disampaikan oleh salah satu dosen di Laboratorium Bio – Paleoantropologi yaitu Rusyad Adi Suriyanto, S.Sos., M.Hum., PAtrK.(K) yang disimak dengan serius oleh mahasiswa.
“Selama ini mahasiswa belajar anatomi melalui gambar dan model di kelas. Dengan melihat langsung koleksi di museum, mereka bisa memahami keterkaitan struktur tubuh dengan evolusi dan fungsi biologisnya secara lebih nyata,” ungkap Y.M. Lauda Feroniasanti, M.Si., dosen pengampu SPFH yang turut mendampingi kegiatan tersebut.
Senada dengan itu, Dr. Luisa Diana Handoyo, M.Si., Kaprodi Pendidikan Biologi USD, menekankan bahwa kegiatan lapangan seperti ini sangat penting untuk membentuk cara pandang mahasiswa terhadap sains, dilain kesempatan kami akan mengajak mahasiswa kami untuk berkunjung dalam kegiatan akademik kami ke museum ini.
Sebagai salah satu pusat studi manusia purba dan evolusi manusia layak diperhitungkan di Indonesia, Museum Bio – Paleoantropologi FK-KMK UGM menyediakan pengalaman belajar yang komprehensif. Koleksi kerangka manusia, artefak perkembangan anatomi, serta visualisasi evolusi dari masa ke masa memberi mahasiswa kesempatan untuk memahami ilmu antropologi dan anatomi secara lebih mendalam.
Pihak pengelola museum juga menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, kunjungan akademik dari berbagai perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen museum untuk menjadi pusat pembelajaran yang informatif, terbuka, dan relevan bagi generasi muda. Kegiatan ini juga sejalan dengan dukungan Museum Bio – Paleoantropologi FK-KMK UGM terhadap berbagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama: SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Kunjungan edukatif ini sekaligus menjadi bukti nyata peran FK-KMK UGM sebagai rumah pengetahuan, tempat para pelajar dari berbagai daerah datang untuk belajar, bereksplorasi, dan merasakan langsung bagaimana ilmu pengetahuan dibangun.
Penulis: Ilham Novitasari
Editor: Janatin Hastuti
